Penyedap Rasa, Penyedap Bunga

Wauw… Kren nih bunganya. Makanannya Ajinomoto! Pah, kalau pulang nanti lewat di toko sembako, singgah ya! Sapa mami saat kami pulang dari kantor.
Lah, ya… untuk apa, kan kita sudah belanja sembako kemarin? tanyaku sedikit bingung.
Itu… lo, kalau kemarin aku lupa beli ajinomoto (Penyedap masakan Red) untuk bunga kita.
Kok bunga disedaapin, emangnya bunga mau disayur?
Iya…, biar subur, katanya. Baru saya tau kalau ajinomoto bisa dijadikan sebagai bahan penyubur bunga. Mami selalu menabur penyedap rasa (Ajinomoto Red) setiap 2 minggu sekali, jadi satu bulan ada dua kali hal tersebut dilakukannya. Ternyata boleh juga, karena kemarin ya, sekitar 3 bulan yang lalu ada teman mami sekantor membawa tiga tunas bunga, salah satunya diberikan kepada mami, entah apa nama bunganya, saya kurang mengerti. Entah dapat resep dari mana, saya juga tidak tahu tentang penggunaan penyedap rasa untuk penyubur bunga, yang pasti tunas bunga yang ditanam mami sudah berdaun tiga, sedangkan 2 tunas yang ditanam temannya yang lain, satu tunas telah wafat alias mati, dan yang satu lagi baru muncul satu daun dan masih kecil.
Kalau Anda belum percaya, boleh dicoba…, he…he….
Tapi ingat bahwa ini tidak merujuk pada penelitian tentang zat yang dikandung penyedap rasa dan pemindahan fungsi penyedap rasa, sebab penyedap rasa dibuat untuk makanan. Hanya terbukti bunga yang ditaburi penyedap rasa tersebut ternyata bisa tumbuh dan berkembang lebih cepat dari biasanya.
Coba saja lihat gambar berikut!
pict0078pict0057pict0055pict0079

2 Comments

Komentar ditutup.