Sastra

“BALIAN”, TARIAN, TRADISI, ADAT, BUDAYA KALIMANTAN TENGAH

Walau pun Anda pernah ke Kalimantan Tengah, Anda belum pasti menemukan adat, tradisi tarian yang satu ini. Sebab “Tarian Balian” hanya dilaksanakan pada acara adat atau ritual tertentu.
Tradisi ini memang tergolong langka, padahal tarian ini adalah khasanah budaya bangsa yang seharusnya dilestarikan. Hal ini disebabkan wulayat yang mengampu budaya ini semakin sedikit.
Dahulu, kegiatan ritual seperti ini sering dilakukan; misalnya pada acara pesta usai panen, menyambut tamu agung, mengobati orang sakit, dan lain-lain.
Sebagai lembaga formal yang ikut melestarikan khasanah budaya bangsa yang satu ini, SMPN 1 Dusun Tengah memprogramkan melalui kegiatan ektrakurikuler dalam bidang kesenian. Supaya kegiatan ini dapat terimbas bagi personil, maka pihak sekolah mengundang tokoh pemandu yang masih mengampu kesenian tersebut.
Wal hasil, beberapa siswa telah mampu menarikan “Tarian Balian” dengan khidmat.
Mohon Anda dapat bersabar untuk menyaksikan cuplikan yang akan saya upload…!

ORANG PILIHAN

Di Singgasana….
Apakah itu? Nur Adam, Nur Nabi Nuh, Atau Nur Nabi Ibrahim?

Bukan…, bukan…,

Adam dengan Nur itu bermartabat tinggi
Dengan Nur itu Nuh terhindar dari badai dan topan
Dengan Nur itu Nabi Ibrahim dapat memberi keterangan yang kuat atas adanya Tuhan
Dihiasi ketentraman….
Bermahkotakan keindahan dan kemegahan
Dialah kekasih Al Khaliq yang mulia

Di Tihamah…,
Dari keturunan Luai bin Galib
Dia lahir…,
di belakang terpancar khatamunnubuwah,
dahinya cemerlang,
hidung mancung seperti huruf alif,
mulut bundar bak huruf mim dan alis lengkung seperti nun.
Jika berjalan dilindungi awan
Dua tapak kakinya dicium unta
Batang kurma meratapi dan merindukannya
Jika disakiti mema’afi…
Tak pernah menaruh dendam…

YA ALLAH TUHAN KAMI, SEMOGA ENGKAU LIMPAHKAN KESEJAHTERAAN DAN KESELAMATAN ATAS JUNJUNGAN KAMI….
“NABI BESAR MUHAMMAD SAW”

(disadur dari Maulid Diba’)

    • SELAMAT DATANG

  • Wahai bulan purnama
    Sumber kesempurnaan
    Engkau terbit di ufuk yang tinggi
    Engkau lenyapkan semua yang sesat

    Alam penuh dengan cahayamu
    Wahai sumber petunjuk
    Petunjuk yang penuh berisi
    dengan ni’mat dan karunia

    Selamat datang wahai cahaya mataku
    Terbit bulan purnama atas kita
    Wajib bersyukur bagi kita sekalian

    Engkau tampak dalam hatiku
    kami selalu menggemari yang indah
    kami mengisap susu yang murni
    kami mengisap susu silaturrahmi

    SEPANJANG MASA, SETIAP ADA ORANG MENDOA
    YA ALLAH TUHAN KAMI, SEMOGA ENGKAU LIMPAHKAN KESEJAHTERAAN DAN KESELAMATAN ATAS JUNJUNGAN KAMI….
    “NABI BESAR MUHAMMAD SAW”

    (disadur dari Maulid Diba’)

    2 Comments

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s